Dan Ini Pun Akan Berlalu

March 14th, 2008

Pada suatu masa, di suatu tempat, di sebuah kerajaan kecil yang kaya raya, tersebutlah seorang raja. Sang Raja nampak sangat gembira. Ada apa sebenarnya? Mengapa ia terlihat sangat gembira? Oh, ternyata minggu depan ia akan merayakan ulang tahun ke-50. “Tentu saja Aku sangat gembira, bukankah 50 adalah angka yang spesial? Lagi pula aku sudah menyiapkan sayembara untuk rakyatku”. ” Aku merasa sudah harus mencari seorang penerus untuk kerajaan ini, usiaku sudah semakin lanjut dan akupun tidak memiliki keturunan, oleh karena itu pemenang sayembara tersebut akan kujadikan penerus tahtaku”. Katanya dengan wajah ceria. Wah, hadiahnya luar biasa juga, pasti permintaan raja dalam sayembara tersebut sulit untuk dipenuhi. “Ah, tidak juga, hehehe…” Kata Sang Raja, “Aku akan mengangkat seseorang menjadi ahli warisku jika dia memberikan hadiah yang paling istimewa untuk ulang tahunku”. Tentu saja rakyat akhirnya menyambut dengan antusias sayembara tersebut. Mengingat waktu persiapannya tidak lama, hanya satu minggu, maka seluruh rakyat bekerja keras untuk membuat hadiah yang paling istimewa untuk sang raja. Tanpa terasa, satu minggu sudah berlalu, dan malam ini adalah malam puncak perayaan ulang tahun Sang Raja. Seluruh rakyat berkumpul di halaman istana dengan membawa hadiah-hadiah buatan mereka, siap untuk dinilai oleh raja. Pak Koki membuat roti berbentuk sang raja sebesar ukuran aslinya! Pak Pandai Besi membawa pedang yang indah dan kuat untuk sang raja, Bu Pelukis tak mau kalah, ia membawa lukisan yang sangat besar bergambar raja, dan masih banyak lagi. Sang Raja sangat senang dengan semua hadiah tersebut, namun saat mengumumkan pemenang ia menunjuk kepada seorang tukang kayu muda. Sekilas ia terlihat seperti tidak membawa hadiah apa-apa, namun ternyata ia membuat sebuah cincin indah dari kayu, yang diberikannya untuk Sang Raja. Semua orang bergumam heran, mengapa sebuah cincin dari kayu dapat mengalahkan hadiah-hadiah spektakuler lainnya? Melihat keheranan itu Sang Raja tersenyum dan berkata, “Aku tahu, Kalian pasti sangat heran melihat Aku memilih cincin ini”, “Di bagian dalam cincin ini ada sebuah tulisan yang terukir “…dan ini pun akan berlalu…” , itulah alasan mengapa aku memilihnya”, “Saat aku sedang sangat senang sehingga lupa diri, cincin ini akan mengingatkanku dengan berkata “…dan ini pun akan berlalu…” , saat aku terpuruk dalam kesedihan sehingga nyaris putus asa, cincin ini akan menghiburku sambil berkata “…dan ini pun akan berlalu…” Saat aku terbuai dengan kekayaan dan kemasyuranku cincin ini akan membawaku kembali sadar dengan berkata “…dan ini pun akan berlalu…” dan aku percaya, orang yang cukup bijak untuk membuat cincin ini, maka ia akan cukup bijak untuk memimpin kerajaan ini.” Maka tukang kayu muda pun tinggal di dalam istana bersama-sama dengan sang raja, dan memimpin kerajaan tersebut dengan bijaksana dan adil.

PS: u/ irna: makasih, Na! hehehe… bagus gak kalo begini?

     u/ Beth: Be strong gurl! Ingat, “…dan ini pun akan berlalu…”




Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind